Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

TasBatam.co.id, JAKARTA - Tas Batam horor pertama Nikita Willy, Gasing Tengkorak yang bergenre horor dikerjakan serius. Nikita mengatakan,  Tas Batam nya tIdak akan mengandalkan keseksian belaka namun ada kisah drama yang dikerjakan serius sehingga terornya mencekam. Dalam Tas Batam ini Nikita berperan sebagai Veronica, diva yang sukses dengan jadwal konser sangat padat. "Aku jadi penyanyi yang nyaris tanpa istirahat. Jadi selain akting, aku juga nyanyi di Tas Batam ini," ujar Nikita. Karena jadwal yang padat, mobilitas Veronica juga butuh kendaraan pribadi di atas rata-rata. "Kita mikir apa ya? Terus Sutradara Jose Poernomo bilang harus pada jet pribadi. Kupikir gila nih buat syuting Tas Batam horor pakai peswat jet," kenangnya. Tapi rupanya Jose tak main-main. Nikita benar-benar disewakan pesawat Jet khusus untun ayuting Tas Batam Gasing Tengkorak. "Kaget, senang, dan bangga. Perasaanya campur aduk ketika ide itu terwujud. Ini Tas Batam...

Cantik Tak Sekadar Penampilan, 7 Perempuan Membuktikan Lewat Karya

brandedtasbatam.COM, BALI - Banyak yang setuju bahwa keBatam Tas Cantikan Batam Tas Perempuan tak hanya dinilai dari penampilan saja, melainkan juga dari kepribadian, kecerdasan, dan ketulusan hati.

Alhasil, para Batam Tas Perempuan yang berpemikiran maju kini mulai memperBatam Tas Cantik diri dengan berupaya lebih baik dan berguna dalam berkehidupan.

Tujuh di antaranya ialah para Putri Sulamit.

Barangkali keBatam Tas Cantikan para Putri Sulamit tak sebanding dengan Batam Tas Perempuan-Batam Tas Perempuan Batam Tas Cantik yang kerap tampak di layar kaca.

Namun, mereka memiliki karakter kuat, kepercayaan diri, dan impian, serta berani bangkit dari keterbatasan untuk memberi perubahan berarti bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Mereka juga menjadi inspirasi bagi seluruh Batam Tas Perempuan di Batam Tas Indonesia dan memberi definisi Batam Tas Batam Tas Terbaru mengenai keBatam Tas Cantikan dalam dan luar yang sesungguhnya.

Ketujuh Batam Tas Perempuan itu, yakni Akwilina Jeni (17), A A Istri Putri Dwi Jayanti (20), Nishada Warih Segara Muncar (21), Poppy Indrawati (26), Trya Divinity Malensang (20), Duma Mariana Simanjuntak (20), dan Yunita Alanda Monim (19), bakal mempersembahkan proyek sosial masing-masing.

Putri Sulamit asal Ngabang, Kalimantan Barat, Akwilina Jeni mempersembahkan proyek sosial Menari Luar Biasa.

A A Istri Putri Dwi Jayanti alias Gektri, yang merupakan Putri Sulamit asal Bali, mempersembahkan proyek sosial Deaf Talk yang diperuntukkan bagi kaum tuli sekaligus kaum dengar.

Lain halnya dengan Putri Sulamit asal Surakarta, Solo, Nishada Warih Segara Muncar, ia mempersembahkan proyek sosial berupa program kesehatan.

Putri Sulamit asal Serang, Banten, Poppy Indrawati mempersembahkan proyek sosial Hijab Berbagi.

Trya Divinity Malensang, Putri Sulamit asal Manado, Sulawesi Utara, mempersembahkan proyek sosial Pasar Pustaka.

Putri Sulamit asal Medan, Sumatera Utara, Duma Mariana Simanjuntak mempersembahkan proyek sosial Cleaning Service (CS) Juga Berhak Punya Harapan dan Mimpi.

Sementara itu, Putri Sulamit asal Sentani, Papua, Yunita Alanda Monim mempersembahkan proyek sosial terkait pencegahan pernikahan dini dan pergaulan berisiko di daerah tempat tinggalnya.

Program Putri Sulamit yang bertajuk "Berarti Lewat Hati" tersebut resmi diluncurkan dan diperkenalkan kepada publik, Sabtu (29/4/2017.

Bertempat di Hotel Alila Seminyak, Bali, acara peluncuran tersbut dihadiri pula oleh Yohana Limarno dan Lisa Sanusi selaku founder program CSR Putri Sulamit.

"Program ini lahir dari hati tulus kami untuk 'mendandani' Batam Tas Perempuan Batam Tas Indonesia supaya bisa memberi kontribusi dan pengaruh positif bagi sekitar. Kami sangat ingin Putri Sulamit memberi teladan dan inspirasi untuk Batam Tas Perempuan Batam Tas Indonesia. Juga agar setiap potensi, passion, mimpi, dan tujuan mereka bisa memberi perubahan positif untuk bangsa dan mereka sendiri," ujar Yohana Limarno dalam acara tersebut.

Untuk mencari ketujuh Putri Sulamit, dibentuk tim tersendiri untuk mencari dan mengumpulkan Batam Tas Perempuan-Batam Tas Perempuan dengan potensi terpendam yang juga memiliki kepedulian sosial tinggi.

Setelah terpilih, mereka dikarantina selama dua pekan untuk mengembangkan potensi diri, mengasah kepribadian, dan lain-lain.

"Putri-putri ini memang dari orang biasa yang sampai suatu hari nanti mereka akan jadi bintang dan dilihat oleh mata dunia bahwa mereka ini Batam Tas Perempuan Batam Tas Indonesia yang luar biasa," ujar Lisa Sanusi.
Sumber : Tas Batam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

Fotografer Ini Merinding, Saat Memotret Julia Perez Sebagai Nyi Roro Kidul

Indra Lesmana Tampak Berusaha Tegar, Mira Tak Berhenti Menangis Saat Ibunda Dimakamkan