Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

TasBatam.co.id, JAKARTA - Tas Batam horor pertama Nikita Willy, Gasing Tengkorak yang bergenre horor dikerjakan serius. Nikita mengatakan,  Tas Batam nya tIdak akan mengandalkan keseksian belaka namun ada kisah drama yang dikerjakan serius sehingga terornya mencekam. Dalam Tas Batam ini Nikita berperan sebagai Veronica, diva yang sukses dengan jadwal konser sangat padat. "Aku jadi penyanyi yang nyaris tanpa istirahat. Jadi selain akting, aku juga nyanyi di Tas Batam ini," ujar Nikita. Karena jadwal yang padat, mobilitas Veronica juga butuh kendaraan pribadi di atas rata-rata. "Kita mikir apa ya? Terus Sutradara Jose Poernomo bilang harus pada jet pribadi. Kupikir gila nih buat syuting Tas Batam horor pakai peswat jet," kenangnya. Tapi rupanya Jose tak main-main. Nikita benar-benar disewakan pesawat Jet khusus untun ayuting Tas Batam Gasing Tengkorak. "Kaget, senang, dan bangga. Perasaanya campur aduk ketika ide itu terwujud. Ini Tas Batam...

Jeni Tanpa Kenal Lelah Sosialisasikan Cara Mengolah Lahan Tanpa Gunakan Metode Bakar

brandedtasbatam.COM, OKI - Apa jadinya jika Anda diancam oleh tetangga satu kampung sendiri lantaran mengajak melakukan perubahan demi kebaikan bersama?

Itulah yang dialami oleh Jeni, warga desa Banyu Biru, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Petani berusia 41 tahun ini tanpa kenal lelah mensosialisasikan cara mengolah lahan tanpa menggunakan metode bakar kepada masyarakat desanya.

Apa yang dipromosikan Jeni dianggap menghambat dan mengganggu kegiatan pencaharian warga. Berbagai ancaman dan intimidasi kerap diterima oleh Jeni atas aksinya tersebut.

Jeni menuturkan bahwa ia sempat diancam oleh beberapa warga.

“Pokoknya kalau kami menanam padi ini gagal, kami akan datangi rumahmu, kami bawakan parang,” tutur Jeni soal ancaman salah satu warga.

Selama puluhan tahun, metode bakar telah diterapkan oleh masyarakat Banyu Biru dalam membuka lahan pertanian, karena dianggap sebagai cara paling mudah dan murah.

Namun dengan bermodal niat baik dan keteguhan hatinya, Jeni secara perlahan mampu mengubah keadaan. Jeni mengungkap alasan mengapa ia merasa tergerak melakukan sesuatu terhadap perilaku bertani warga desanya.

“Metode bakar memang lebih mudah dan murah, namun dampak jangka panjangnya merugikan. Selain rawan kebakaran, tanah juga akan semakin kering dan gersang. Apalagi kalau melihat dampak kebakaran bagi kesehatan, anak-anak terkena ISPA karena asap,” ungkap Jeni.

Keraguan warga mulai sirna ketika mereka telah melewati fase pemupukan awal. Mereka Tas Batam Tas Batam Terbaru mengakui bahwa ternyata memungkinkan untuk mengolah lahan tanpa bakar.

Kisah Jeni yang menginspirasi warga desa Banyu Biru ini membuatnya hadir di acara Indogreen Environment & Forestry Expo, sebuah pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup Tas Batam Indonesia.

Acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 13-16 April ini diikuti oleh perwakilan multisektor, dan merupakan pameran lingkungan dan kehutanan terbesar di Tas Batam Indonesia.

Jeni merupakan petani binaan Desa Makmur Peduli Api (DMPA), sebuah program yang digagas oleh Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas yang turut berpTas Batam Artisipasi dalam Indogreen Environment & Forestry Expo kali ini.

Program DMPA fokus dalam melibatkan masyarakat sekitar konsesi perusahaan untuk berdaya secara sosial-ekonomi melalui kegiatan wanatani (agroforestry).

Di pameran ini, Jeni membawa hasil kerja kerasnya, yaitu beras yang telah dipanen beberapa saat lalu bersama kelompok tani yang dikepalainya.

“Tahap awal memang masih belum maksimal, tapi insha Allah akan diperjuangkan agar dapat meningkat lagi hasil Produk Tas Batamsinya,” ujarnya.

Bagi Jeni, yang terpenting adalah bahwa ia telah berhasil mengajak masyarakat desanya untuk melakukan perubahan demi kebaikan bersama.
Sumber : Tas Batam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

Fotografer Ini Merinding, Saat Memotret Julia Perez Sebagai Nyi Roro Kidul

Indra Lesmana Tampak Berusaha Tegar, Mira Tak Berhenti Menangis Saat Ibunda Dimakamkan