Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

TasBatam.co.id, JAKARTA - Tas Batam horor pertama Nikita Willy, Gasing Tengkorak yang bergenre horor dikerjakan serius. Nikita mengatakan,  Tas Batam nya tIdak akan mengandalkan keseksian belaka namun ada kisah drama yang dikerjakan serius sehingga terornya mencekam. Dalam Tas Batam ini Nikita berperan sebagai Veronica, diva yang sukses dengan jadwal konser sangat padat. "Aku jadi penyanyi yang nyaris tanpa istirahat. Jadi selain akting, aku juga nyanyi di Tas Batam ini," ujar Nikita. Karena jadwal yang padat, mobilitas Veronica juga butuh kendaraan pribadi di atas rata-rata. "Kita mikir apa ya? Terus Sutradara Jose Poernomo bilang harus pada jet pribadi. Kupikir gila nih buat syuting Tas Batam horor pakai peswat jet," kenangnya. Tapi rupanya Jose tak main-main. Nikita benar-benar disewakan pesawat Jet khusus untun ayuting Tas Batam Gasing Tengkorak. "Kaget, senang, dan bangga. Perasaanya campur aduk ketika ide itu terwujud. Ini Tas Batam...

Mau Nikah Gak Punya Modal? Simak Kisah Inspiratif Pria Bergaji Rp1,5 Juta Ini

brandedtasbatam.COM -- Seorang pemuda merencanakan pernikahan bermodalkan gaji sebesar Rp 1,5 juta.

Tak disangka, setelah dijalani dengan berbagai perhitungan mendetail dan konsisten, pemuda tersebut kemudian menjadi seperti ini.

Tekad yang bulat untuk menikah di usia 27 tahun, membuat lelaki ini membuat perencanaan yang matang.

Kisah tersebut dibagikan oleh akun Ridwan Firdaus Hassan.

Rencana Menikah

Tahun 2010 saat saya menjadi PNS, dengan ijazah SMP gaji yang saya terima 1.050.000, di tambah uang kesra daerah 450.000. Total penghasilan sebulan saya 1.500.000.

Saat itu saya sedang giatnya menyusun skripsi untuk kelulusan saya. Kawan di kantor mengatakan saya bodoh karena saya kuliah S1 yg tidak akan berguna di pakai pada penyesuaian ijaazah Pegawai Negeri.

saya katakan “ilmu itu lebih baik daripada uang. Tidak kenapa-kenapa, saya kuliah bukan utk itu, tapi agar berilmu, karena Alloh swt menaikan derajat orang yg berilmu bukan ber-uang.

Usia saya saat itu sudah 25 tahun, dan ingin sekali bisa menikah dalam pada usia 27 tahun.

Jadi sejak itu saya menabung untuk membiayai sendiri perniakahan saya.

Saya dari keluarga tak mampu, yang sangat yakin bapak dan emak di rumah tak akan mampu membiayai pernikahan saya. Karena utk makan saja kami saja sudah susah. Kuliah pun saya membiayai diri sendiri, persemester sebesar 750.000, yang saya bayar dari menabung 100.000 sebulan.

Penghasilan 1.500.000 itu saya atur agar cukup membiayai hidup saya sehari hari. Dengan rincian pada gambar itu.

Saya hanya bisa menabung biaya Menikah sebulan 450.000, setelah mengatur segala aspek, dari member ibu, membeli buku hingga kebutuhan lain yang tak kalah penting .

Jika setahun akan terkumpul 5.400.000. jika berniat menikah pada usia 27, artinya saya hanya bisa menabung 2 tahun, dan kemungkinan hanya terkumpul dana 10.800.000. (saya pesimis uang segitu cukup membiayai pernikahan saya).

Tapi ya saya nabung saja, cukup ndak cukup nanti deh di usahakan cukup. Inshaa Alloh yang mencukupkan Alloh swt yg memerintahkan ibadah pernikahan.

Tahun berganti, gaji saya naik, tabunganpun naik.

Penghasilan lain dari mereparasi Komputer laptop, bimbingan skripsi sahabat, membantu photocopy mata kuliah, hingga usaha jualan es kelapa muda saya coba utk menaikan penghasilan demi mencukupkan biaya menikah.

Tabungan saya mentok pada angka 15.000.000 saja.

Itupun saya simpan dalam bentuk emas, saya titip di toko perhiasan sahabat baik saya.Karena jika tidak, Uang tabungan saya pasti tak akan bertambah. Ketidak enakan utk mengatakan tidak pada kawan yang membutuhkan uang utk bayar spp atau membayar sewa kost nya.

Saya telat menikah, target usia 27 tahun menjadi usia 29 tahun.

Itupun mendadak tanpa rencana.saya menikahi Baju Wanita Wanita Wanita yang hanya saya kenal sebulan saja.

Saya tak ambil pusing tentang biaya biaya, atau siapa Baju Wanita Wanita Wanita itu, alimkah atau dari ningratkah. Tuhan, saya ingin nikah, tolong bantu saya ya..

Dan yaps,, saya menikah juga (akhirnya ada yg mau dengan saya). Tentang berapa biaya yg dihabiskan Alhamdulillah dibantu Alloh swt dari tangan sahabat yang sangat baik kepada saya.

“Jika kau ingin menikah kawan, cobalah merencanakannya. Lalu hitung biaya biayanya, kapan, tata cara menikahnya, dimana dan dengan siapa kau menikah. Tulis saja di buku harianmu sekarang. Lalu baca setelah selesai sholat, minta Alloh swt mengabulkannya. Baca sesering mungkin, berdoa sebanyak mungkin.

Lakukan usaha yang membuat apa yg kau tulis itu terwujud, seperti menabung, atau bekerja lebih giat utk mendapat penghasilan lain yg mencukupi biaya pernikahan itu.

Dan biarkan usaha dan doamu di ijabah Allah SWT dengan cara-Nya. Kau tak pernah gagal, jika tak berusaha. Kau lebih baik gagal daripada tak pernah mencoba dan berusaha sama
Sumber : Tas Batam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

Fotografer Ini Merinding, Saat Memotret Julia Perez Sebagai Nyi Roro Kidul

Indra Lesmana Tampak Berusaha Tegar, Mira Tak Berhenti Menangis Saat Ibunda Dimakamkan