Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

TasBatam.co.id, JAKARTA - Tas Batam horor pertama Nikita Willy, Gasing Tengkorak yang bergenre horor dikerjakan serius. Nikita mengatakan,  Tas Batam nya tIdak akan mengandalkan keseksian belaka namun ada kisah drama yang dikerjakan serius sehingga terornya mencekam. Dalam Tas Batam ini Nikita berperan sebagai Veronica, diva yang sukses dengan jadwal konser sangat padat. "Aku jadi penyanyi yang nyaris tanpa istirahat. Jadi selain akting, aku juga nyanyi di Tas Batam ini," ujar Nikita. Karena jadwal yang padat, mobilitas Veronica juga butuh kendaraan pribadi di atas rata-rata. "Kita mikir apa ya? Terus Sutradara Jose Poernomo bilang harus pada jet pribadi. Kupikir gila nih buat syuting Tas Batam horor pakai peswat jet," kenangnya. Tapi rupanya Jose tak main-main. Nikita benar-benar disewakan pesawat Jet khusus untun ayuting Tas Batam Gasing Tengkorak. "Kaget, senang, dan bangga. Perasaanya campur aduk ketika ide itu terwujud. Ini Tas Batam...

Elvira Devinamira Penuhi Nazarnya Berkumpul dengan Penderita Kanker

tasbatam - Elvira Devinamira (23) menyempatkan diri untuk kumpul bersama anak-anak penderita kanker.

Sejak ditinggal untuk selama-lamanya oleh sang nenek akibat penyakit kanker, Elvira bertekad untuk memenuhi janjinya berkumpul dengan anak-anak tersebut.

Baca: Diceraikan Lewat SMS, Lebaran Tahun Ini Tata Janeeta Tanpa Suami

Baca: Aldi CJR Ungkap Hubungan Bastian dan Chelsea Islan

Baca: Aura Kasih Berikan THR untuk Sosok Ini

"Aku udah janji setelah ditinggal nenek karena kanker mau luangkan energi, materi maupun spiritual untuk penyandang kanker. Itu kaya nazar saya sama Tuhan, saya tahu rasanya ditinggal," ujarnya saat berada di Rumah Anyo YAI (Yayasan Anyo Tas Murah Indonesia), Jakarta Barat, Kamis (22/6/2017).

Elvira menceritakan sang nenek meninggal dunia pada Februari 2013 karena menderita penyakit kanker ovarium stadium tiga.

Kehilangan salah satu orang yang dicintainya tersebut membuat Elvira ingin melakukan sesuatu agar tidak ada lagi yang menderita.

"Nenek saya sempat di Rumah Anyo dua tahun, sebelumnya di Surabaya. Apapun yang berhubungan dengan kanker saya ikut semuanya. Saya nggak harus bantu secara materi," kata pemilik nama lengkap Elvira Devinamira Wirayanti itu.

Menurutnya keberadaan Rumah Anyo dan semacamnya sangat membantu orang-orang yang nasibnya kurang beruntung.

Bahkan Elvira bertekad untuk mendirikan rumah singgah suatu saat nanti bagi anak-anak kurang beruntung.

"Insya Allah Yayasan Anyo menginspirasi buat bikin seperti ini. Its a safe place for everybody. Saya ingin bantu orang-orang. There are hope yang bisa didapet. Saya pengennya (rumah singgah) umum tapi yang penting anak-anak karena mereka penerus bangsa, masih panjang jalan hidupnya," tutupnya.

(Warta Kota/ Arie Puji Waluyo)
Sumber : Tas Batam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

Fotografer Ini Merinding, Saat Memotret Julia Perez Sebagai Nyi Roro Kidul

Indra Lesmana Tampak Berusaha Tegar, Mira Tak Berhenti Menangis Saat Ibunda Dimakamkan