Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

TasBatam.co.id, JAKARTA - Tas Batam horor pertama Nikita Willy, Gasing Tengkorak yang bergenre horor dikerjakan serius. Nikita mengatakan,  Tas Batam nya tIdak akan mengandalkan keseksian belaka namun ada kisah drama yang dikerjakan serius sehingga terornya mencekam. Dalam Tas Batam ini Nikita berperan sebagai Veronica, diva yang sukses dengan jadwal konser sangat padat. "Aku jadi penyanyi yang nyaris tanpa istirahat. Jadi selain akting, aku juga nyanyi di Tas Batam ini," ujar Nikita. Karena jadwal yang padat, mobilitas Veronica juga butuh kendaraan pribadi di atas rata-rata. "Kita mikir apa ya? Terus Sutradara Jose Poernomo bilang harus pada jet pribadi. Kupikir gila nih buat syuting Tas Batam horor pakai peswat jet," kenangnya. Tapi rupanya Jose tak main-main. Nikita benar-benar disewakan pesawat Jet khusus untun ayuting Tas Batam Gasing Tengkorak. "Kaget, senang, dan bangga. Perasaanya campur aduk ketika ide itu terwujud. Ini Tas Batam...

Tahu Diri Punya Kekurangan Fisik, Angkie Yudistia Ciptakan Kesempurnaan dengan Berbagi

TasBatam.co.id, JAKARTA - Angkie Yudistia memang tak sempurna secara fisik.

Fungsi indra pendengarnya terganggu ketika berusia 10 tahun.

Namun, betapa menakjubkan bahwa ia justru menciptakan kesempurnaan dalam diri dengan cara berbagi.

"Aku tahu diri aku nggak sempurna. Tapi, aku menciptakan kesempurnaan itu dengan berbagi," ujar Angkie Yudistia kepada tasbatam ketika ditemui Tas Wanita Tas Wanita Terbaru-Tas Wanita Tas Wanita Terbaru ini.

"Itulah yang bagaimana hidup ini bukan hanya untuk menemukan jati diri. Tapi, bagaimana menciptakan diri kita yang sebenarnya," lanjutnya.

Lebih mengagumkannya lagi, bukan berbagi materi seperti yang pada umumnya dilakukan, Angkie Yudistia justru berbagi "bekal" kepada para penyandang disabilitas seperti dirinya.

Ia tak sekadar membantu, lebih dari itu, memberdayakan mereka.

Menurut Angkie Yudistia, adalah mubazir tatkala dirinya telah "memperkaya" diri dengan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan relasi jika hanya untuk disimpan saja.

Alhasil, dengan berbagi, ibu beranak satu itu pun merasa sempurna dan dapat memaknai ketidaksempurnaan dalam dirinya.

"Dengan networking, ilmu pengetahuan, dan experience yang aku dapat, itu nggak ada apa-apanya kalau disimpan sendiri. Aku justru jadi merasa sempurna dengan berbagi. Aku pun lebih memaknai hidup, 'Oh, ya, aku tahu kenapa Tuhan menciptakan aku seperti ini,'" ucap Angkie Yudistia.

Sebelumnya, menerima dirinya sendiri yang memiliki keterbatasan amat sulit dilakukan Angkie Yudistia.

Untunglah, Angkie Yudistia kemudian mampu menerima dan mencintai dirinya dengan ikhlas sehingga dirinya mampu seperti sekarang ini.

"Untuk bisa terima diri aku sendiri aja butuh waktu 10 tahun. Selama itu aku berantem sama diri sendiri, berantem sama orang, di-bully sama orang, berantem sama orangtuaku, dan segala macam sampai depresi sendiri. Tapi, pada akhirnya, waktu yang menjawab bahwa sebenarnya, kalau kita bisa terima diri kita dengan ikhlas, kita jadi lebih sayang, ya, sama diri sendiri," tutur Angkie Yudistia.
Sumber : Tas Batam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berperan dalam Film Ini Nikita Willy Disewakan Pesawat Terbang

Fotografer Ini Merinding, Saat Memotret Julia Perez Sebagai Nyi Roro Kidul

Indra Lesmana Tampak Berusaha Tegar, Mira Tak Berhenti Menangis Saat Ibunda Dimakamkan